Seperti
sebuah potret pemandangan langit-langit itu, begitu juga tulisanku...
Sebegitu
indahnya pun itu, takkan pernah sebanding dengan gambaran yang ku lihat
langsung menggunakan mataku sendiri. Menggemari langit sudah menjadi salahsatu hobby
anehku beberapa waktu ini, entah karena itu begitu menenangkan ataupun
meengingatkanku pada seseorang, mengabadikannya dalam beberapa jepretan cukup
membuatku senang. Sayangnya akupun harus menyadari seberapa indahnya langit
yang kujepret tak pernah sebanding dengan pemandangan yang awalnya bisa kulihat
dengan mataku sendiri. Yeah kenyataan yang samapun berlaku untuk semua tulisan
yang kutuliskan, seberapa indahnya itu, dia pun tak kan cukup untuk
menggambarkan isi hatiku seluruhnya. seperti perasaanku yang terus hadir,
bersemayam dalam hatiku takkan pernah cukup menyiratkannya dalam beberapa
kumpulan kalimat yang kutulis. Orang lain
bisa saja berkata omong kosong, ataupun menganggap itu sebagai kata-kata puitis
kosong. hehe logika bisa berbicara bukan? dan akupun tak menyangkal hal
itu. Semua orang memiliki pemikiran yang berbeda. Begitupun masalah yang
berbeda-beda serta pemecahannya. Intinya aku memotret langit diatas sana,
karena mereka cukup berarti bagiku, entah
takkan kudapati pemandangan indah yang sama lagi tapi setidaknya langit yang
pernah kulihat itu ada dan dia selalu indah bagiku.


Comments
Post a Comment