Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2014

si embun

menyapa si embun, ucapkan selamat tinggal pada sang malam datangkan tarikan udara segar memulai hari yang baru, bersama senyuman matahari memenuhi awalan hari ini.  dia si embun tampak lembut rupanya  diantara dedaunan rumput hijau itu suatu sosok yang singkat rapuh dimakan waktu, ditelan keadaan proses yang singkat namun berarti si embun yang tetap tersenyum  mengawali hari mengantar pagi dan menghilang. ketegaran yang transparan. suatu warna tanpa noda hiasi pertemuan singkat dihari ini. lambaikan tangan selamat tinggal dihari ini.

LICHENES vs KKN

LICHEN DESU ^_^ Bicara soal makhluk yang satu ini, membombardir memoriku berflashback ria kembali pada masa-masa KKN di semester 7 yang lalu, tepatnya waktu liburan akhir semester 6. KKN gelombang kedua yang dilaksanakan dalam lingkungan universitas atau biasanya disebut KKN SATGAS ! sangat meninggalkan kesan terbaik selama kuliah dari pengalaman-pengalaman selama ini ! dari gregetnya harus apel pagi jam 7 tepat, sampe batuk-batuknya kerja digudang kantor kearsipan, memilah-milah dokumen, mengarsipkan dokumen penting, gotong-royong dalam pembangunan kantor (jalan, parkiran, dll). Canda tawa bersama-sama teman-teman seKKN.  hahahaha kenangan-kenangan super gila yang tak terlupakan ^_^).  (lokasi KKN UPT Kearsipan Unima) Mengarungi pagi hari pukul 6 lebih kurang bertemankan embun pagi dan kegalauan ketika tak tersedianya angkutan yang akan mengangkut kami pergi apel ke kantor pusat (baca : waktu libur kenaikan sem), hihihi mengambil cara manual dengan berjal...

persimpangan

hampir seminggu........ (^_^)/ akhirnya pulang juga kerumah ketiga  dasborku :)  hehehe setelah konsul skripsi yang udah pasti banyak pembaharuan, pr pr baru hihihi  oTL  MARI BERJUANG SAUDARA-SAUDARA ~  cukup keseringan nulis, jadinya bela-belain mampir ngetik entah post gaje yang keberapa! BTW, kali ini bahas topik apa ya? bagaimana kalo cerita seorang gadis yang tersesat dalam dunianya,..? #wonderland xixixixixi di malam sunyi,  dia  menerawang ditengah ruangan kosong... tiada siapapun disana,.. cercah temaram cahaya rembulan mengintip dibalik jendela kaca menelan sepi.... tak palingkan kepala, lurus arah matanya... tersapu bayang lembayung bergelombang menelannya  tiba dipersimpangan antara bayang-bayang kelabu dalam keheningan.. samar - samar dunia penuh warna itu,..ketika dia menutup mata... dan kadang ketika dia membuka kelopaknya angin bergelora, menyapa sang pemimpi [buka ...

Alam lagi part 2

Melangkahlah demi kemajuan negeri ini walau sekecil mungkin, itu sudah cukup menumbuhkan bibit harapan tuk hari esok. ( nyuri kutipan sendiri dari entri sebelumnya xp). Dimulai dari langkah kecil itu, kadang kita takkan menyadari seberapa besar jalan yang kan terbuka dimasa depan. Sesuai judulnya, topik satu ini gak lain dan gak bukan kembali dengan masalah alam yang bersinonim dengan masalah lingkungan. hehehei...gak separah itu kog >.< Langkah kecil disini maksudnya kita gak perlu sampai buat orasi besar-besaran membawa spanduk 'selamatkan Alam atau Anti Global Warming' (jika bisa, lebih bagus sih hehe), langkah kecil disini sebernanya sederhana saja, pertama dimulai dengan kesadaran diri, dampak dan penanggulangannya.   Kesadaran diri menempatkan diri dalam suatu hubungan terkait secara langsung dengan lingkungan sekitar kita, banyak yang masih gak sadar dengan hal tersebut. hihihi gak bermaksud sok pintar, semua orang juga tahu kita hidup secara...

me-langkah kecil

Tanggal 9 hari ini, tepat adalah hari pemilu buat kita-kita disini, negeri ini. Melaksanakan pesta demokrasi,   yang sekarang terdengar seperti bukan pesta, tapi   lebih seperti   hari dimana kita menaruh harapan baru(yang mungkin PALSU) setelah kedukaan yang begitu lama. Tidak sedikit yang beralih menjadi peserta GOLPUT ! gak usah jauh-jauh tetangga aku sendiri hari ini Golput (ketahuan loh akakakaka) sedihkan kalo gitu -_- seperti duka tanpa akhir, dimana rakyat tak punya pilihan lain selain mempercayai janji yang sudah pasti palsu. Begitulah meski awalnya penuh dengan janji mensejahterakan rakyat pada akhirnya kita semua hanya menjadi penonton akan bukti tak tertepati mereka >.> Hmm gak berarti juga kita harus GOLPUT, atau lebih baik GOLPUT ...bukan itu maksudku nulis seperti ini, Demokrasi itu dilaksanakan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Rakyatlah penentu masa depan negeri ini, daripada menyimpan sakit hati karena di PHP mereka orang-orang ya...

secarik

Dalam secarik kertas itu  ada sejuta cerita yang ingin kubagi dalam setiap lembaran-lembaran itu,  ada sejuta rindu yang tak  tersampaikan,  walau ku ukir dengan tinta emas sekalipun.  menyapamu,  membiarkanmu tetap duduk diam dihatiku. 'jauh di jendela masa depan  ku simpan satu angan, ku kejar satu mimpi, adakah satu kesempatan saja, untuk bisa melihatmu disana... sekali saja.