Aku tidak tahu
apa apa tentang masa depanku, namun dari semuanya kupercaya dengan segenap
hati, dalam setiap perkaraku Tuhan selalu ada disana. Meski duri – duri menusuk
ku sedemikian rupa, namun ku mampu melihat indahnya kuntum janjiNya. Tak pernah
Dia biarkan aku sendiri, justru dalam kesakitanku ku temukan Dia yang selalu
setia menerimaku, menemaniku, menolongku. Aku memang tak bijaksana banyak kali
aku mengecewakan Dia, namun ku sungguh
bersyukur, setiap hari Dia biarkan aku menikmati mentari bersinar, tiap hari
dia berikan kesempatan baru, betapa baiknya, tiada bandingannya. Membuatku tak
ragu sedikitpun, akan jadi apa aku dimasa depanku, kutahu semua indah pada
akhirnya. Sbab Tuhanku dahsyat selamanya.
Sudah bukan rahasia umum lagi kalo si admin blog ini adalah seorang otaku, hehe sebuah julukan yang sebernanya tidak masuk akal untuk dibanggakan, tapi entah kenapa persepsi untuk otaku di negeri asalnya jepang bertolak belakang dengan persepsi untuk otaku di Indonesia, disini siapapun yang menyukai atau bisa dibilang jatuh cinta pada anime, manga dkk bangga menyebut dirinya sebagai otaku. Sedangkan di jepang otaku diasosiasikan dengan tingkah-tingkah menyimpang yang keterlaluan, seperti mengurung diri dalam kamar seharian hanya untuk menonton anime saja, menghabiskan uang hanya untuk membeli semua pernak pernik yang berhubungan dengan anime atau manga yang digemari, bahkan berlomba-lomba mencari keluaran edisi paling baru, yeah kedengarannya saja sudah mengerikan, jadi wajar saja kalau otaku dijepang dipandang buruk oleh masyarakat disana. Yeah walau bagaimanapun, sebagai otaku atau bukan otaku toh menyukai anime itu sudah merupakan hobby sejak SMP, aku melewati sej...
Comments
Post a Comment