Gelombang..
Perantauan energi,. Ah yang kumaksudkan disini gelombang kehidupan ini. Secara
grafik terlihat seperti gelombang yang kita pelajari dalam mata pelajaran IPA disekolah.
Naik…turun seperti itu terus menerus. Tapi itulah yang menandakan kehidupan
bukan? Misal jika detak jantung yang terlihat di monitor EKG sudah lurus maka
mungkin orang itu sudah mati, uhm contoh yang aneh . Kesimpulannya Tanpa gelab
kita tak bisa menghargai apa itu terang. Tanpa masalah mungkin kita tidak tahu
caranya bersyukur ketika hari baik datang. Dan hidup akan terus mengajari satu
hal yang pasti, apapun yang terjadi dalam kehidupan kita. Tuhan tak pernah
tinggalkan sedikitpun. Dia selalu hadir, Dia dekat, dan Dia punya rencana yang
indah bagi orang orang yang Dia cintai, ah siapa yang Dia cintai? Kita semua
tak terkecuali. #Bersyukur setiap waktu, sbab Dia baik.
Sudah bukan rahasia umum lagi kalo si admin blog ini adalah seorang otaku, hehe sebuah julukan yang sebernanya tidak masuk akal untuk dibanggakan, tapi entah kenapa persepsi untuk otaku di negeri asalnya jepang bertolak belakang dengan persepsi untuk otaku di Indonesia, disini siapapun yang menyukai atau bisa dibilang jatuh cinta pada anime, manga dkk bangga menyebut dirinya sebagai otaku. Sedangkan di jepang otaku diasosiasikan dengan tingkah-tingkah menyimpang yang keterlaluan, seperti mengurung diri dalam kamar seharian hanya untuk menonton anime saja, menghabiskan uang hanya untuk membeli semua pernak pernik yang berhubungan dengan anime atau manga yang digemari, bahkan berlomba-lomba mencari keluaran edisi paling baru, yeah kedengarannya saja sudah mengerikan, jadi wajar saja kalau otaku dijepang dipandang buruk oleh masyarakat disana. Yeah walau bagaimanapun, sebagai otaku atau bukan otaku toh menyukai anime itu sudah merupakan hobby sejak SMP, aku melewati sej...
Comments
Post a Comment