Hal
yang paling menarik dari menulis adalah
ketika kau berhasil mengungkapkan
keyakinanmu dan menumpahkan pandanganmu,
bagian kecil dari hobbyku. Bagaimanapun membaca adalah hobby terbesarku.
Bukan karna rasa penasaran tapi karna haus akan rasa penasaran itu sendiri.
Melahirkan seorang anak yang terkadang tak menghiraukan dunia disekelilingnya.
Tenggelam dalam dunianya sendiri, meninggalkan orang lain dengan penuh tanda
tanya begitupun dirinya. Mempertanyakan motivasi sebernanya dari sikap
mendahulukan benda mati yang berisi pemahaman, pengetahuan, ide, maupun sejarah itu. ~
Aku
ingin menjadi seperti buku, hanya benda mati, tak bermuka dua, tak memihak, tak
menyukai dan tak membenci seperti dunia dalam kenyataan sesungguhnya. Aku hanya ingin bercerita tentang deretan kisah
berjalan. Buku tak perlu
tersenyum untuk membuatmu tersenyum, diapun tak perlu marah untuk membuatmu
sedih atau merasa kecewa karna dia Apa adanya. Bebas dibaca semua orang tanpa kepura-puraan.
Tapi.
aku bukanlah sebuah buku, aku memiliki perasaan, karna itulah aku bisa
tersenyum maupun menangis, aku hidup menjalani kenyataan tak tertebak kadang
menyakitkan dan kadang harus menahannya,
entah lewat sikap tak peduli atau lewat senyum dan celah air mata, menghadapi para topeng- topeng hidup yang
kadang melukai begitu dalam L
Yeah,
aku menyukai membaca halaman terbuka dari sebuah buku daripada harus berhadapan
dengan beragam topeng yang tak ku kenal. Kau bisa sebut ini dengan pelarianku,
tak apa...banyak orang diluar sana pun yang lupa membuka topeng mereka.
Comments
Post a Comment