Jendela, pintu, jalan, harapan.
Tutuplah sedikit tirai jendelamu,...
Ketika kau tidak mengenali dirimu lagi,Tutuplah tirai itu
seluruhnya.
Dengan begitu kau bisa merenungkan
dimana dirimu kini berada,
Dunia apa yang sedang kau hadapi,
ketika benci yang dulunya berakhir menjadi tawa dan tawa dulunya menjadi
tangis.
Apa yang ada dibalik jendela akan tetap berada
di balik jendela.
Hadapilah kini, yang akhirnya
menyumbangkan senyum untukmu.
Berhentilah memandangi jendela, tapi
dobraklah Pintu.
kau adalah Petualang, dalam perjalanan
hidupmu sendiri.
ada hari dimana badai terus mengguyur
dan
ada hari dimana mentari
menyuguhkanmu pemandangan yang indah...
di tengah jalan berbatu yang mengoyak
kakimu,
terik yang merajam kulitmu
dan mendung yang menyisakanmu
tersesat...
masih ada satu...
satu hal yang tersisa untuk dikejar..
HARAPAN.
PS : because we never walk alone, its
always Him, Who walk with us :')
Comments
Post a Comment