Skip to main content

Laporan PPL Unima (Bab 1)


BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan / Magang Kerja Guru (MKG) merupakan realisasi dari keseluruhan program pendidikan yang didapatkan selama mengikuti kuliah di perguruan tinggi. Pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai, baik berupa mata kuliah bidang studi, mata kuliah kependidikan serta keterampilan mengelola proses belajar mengajar akan diterapkan selama kegiatan magang guru ini. Kemampuan calon guru sebagai pendidik dibentuk secara formal dan nyata untuk menghadapi lapangan kerja.
Pelaksanaan Magang Kerja Guru (PPL II) Universitas Negeri Manado, berdasarkan pada tuntutan objektif profesional Guru sebagai suatu upaya untuk menjawab masalah relevansi pendidikan dewasa ini. Sehingga sangat diperlukan pendidikan yang sangat sistematis dan terarah agar mahasiswa sebagai calon guru dapat menguasai dan menghayati kemampuan profesional perguruan tinggi. Untuk dapat menguasai dan menghayati kemampuan tersebut maka manusia sebagai calon Guru perlu dibentuk dan dibina sebelum terjun ke lapangan pekerjaannya secara nyata, sesuai bidang studi yang ditekuninya.
Magang kerja guru sebagai suatu wadah pembinaan dan pembentukan sikap dan keterampilan profesional guru dalam rangka peningkatan kemampuan calon guru yang mencakup latihan mengajar. Magang kerja guru juga merupakan rangkaian kegiatan pengalaman lapangan, dengan cara observasi, simulasi pengajaran (praktek mengajar organisasi serta administrasi).
B.     Dasar Program Pengalaman Lapangan
Pelakasanaan MKG DI UNIMA di Tondano didasarkan pada dasar yuridis berikut ini :
1.      UU No.2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2.      PP No.30 Tahun 1990 tentang Lembaga Pendidikan Tinggi
3.      PP No.38 Tahun 1992 tentang Lembaga Pendidikan Nasional
4.      Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan N0.0217/u/1995
5.      Panduan Magang Kerja Guru UNIMA di Tondano Tahun 2002. 

C.     Tujuan dan Fungsi Program Pengalaman Lapangan
v  Tujuan
Adapun tujuan Program Pengalaman Lapangan/Magang Kerja Guru (MKG) diarahkan untuk mendidik, membimbing dan melatih mahasiswa agar dapat:
1.      Memiliki suatu standar kopetensi profesional yang dihasilkan oleh suatu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan, (LPTK).
2.      Memiliki keterampilan dan melaksanakan tugas-tugas kependidikan terutama dalam proses belajar mengajar.
3.      Memiliki keterampilan dan menghayati nilai-nilai sebagai seorang guru kearah terbentuknya kepribadian guru dalam diri mahasiswa.
4.      Mampu mengembankan inovasi dalam proses belajar mengajar.
5.      Mengenal secara cermat lingkungan fisik sekolah, administrasi, serta lingkungan sekitar sekolah.
6.      Mampu menarik pelalaran dan penghayatan dan pengalaman selama latihan sebagai bahan refleksi terhadap pembentukan sikap profesional sebagai calon guru.
v  Fungsi
1.       Sebagai salah satu persyaratan akademik yang harus dipenuhi oleh setiap mahasiswa.
2.       Sebagai wadah untuk melatih diri secara formal dan terprogram untuk menjadi guru yang profesional.
3.       Sebagai sarana untuk mempraktekan pengetahuan teoritis yang diperoleh dalam kuliah bidang studi maupun kependidikan dan keguruan.
4.       Sebagai wadah pembinaan dan pembentukan sikap dan keterampilan profesional guru.
5.       Sebagai media dan kesempatan untuk mengenal dan mengalami secara langsung realita dan permasalahan dalam lingkungan sekolah


D.     Manfaat Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan
Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL 2) diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua komponen yang terkait yaitu mahasiswa praktikan, sekolah, dan perguruan tinggi yang bersangkutan.
1. Manfaat bagi mahasiswa
a)      Praktikan dapat mengetahui dan mempraktikan secara langsung mengenai cara-cara pembuatan perangkat pembelajaran seperti Program Tahunan (Prota), Program Semester (Promes), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dibimbing oleh guru pamong masing-masing.
b)      Mahasiswa PPL  juga dapat mempraktikan ilmu yang diperoleh selama di bangku perkuliahan melalui proses pengajaran yang dibimbing oleh guru pamong di dalam kelas.
c)      Mahasiswa PPL diharapkan mempunyai bekal yang menunjang tercapainya penguasaan kompetensi profesional, personal, dan kemasyarakatan.
d)     Mendewasakan cara berpikir dan meningkatkan daya nalar mahasiswa dalam melakukan penelaahan, perumusan, dan pemecahan masalah pendidikan yang ada di sekolah.
e)      Mengetahui dan mengenal secara langsung kegiatan dan kegiatan pendidikan lainnya disekolah latihan.
2. Manfaat untuk sekolah
a)      Dapat meningkatkan kualitas pendidikan dalam membimbing anak-anak didik maupun  mahasiswa PPL serta dapat menambah profesionalisme guru di dalam proses belajar mengajar.
b)      Mempererat kerjasama antara sekolah latihan dengan perguruan tinggi yang bersangkutan.
3. Manfaat untuk UNIMA
a)      Dapat meningkatkan kerjasama antara sekolah yang bermuara pada peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia.
b)      Dapat memperoleh masukan tentang pendidikan yang dipakai sebagai bahan pertimbangan penelitian.
c)      Dapat memperoleh masukan tentang perkembangan pelaksanaan PPL, sehingga pengelolaan proses KBM di instansi atau sekolah dapat disesuaikan dengan tuntutan yang ada di lapangan.
d)     Selain itu, UNIMA juga dapat memperluas dan meningkatkan jaringan kerja sama dengan sekolah yang terkait.
E.      Hakikat Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan
Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan/Magang Kerja Guru UNIMA di Tondano didasarkan pada turunan objektif profesional guru sebagai upaya menjawab masalah relevansi pendidikan yang dewasa ini dikemas dalam kebijaksanaan linkand match. Ciri profesional yang diharapkan itu tercermin kedalam layanan guru baik dalam penyesuaian dimensi – dimensi keikatan pendidikan dan keguruan secara utuh. Program Pengalaman Lapangan/Magang Kerja Guru oleh UNIMA diartikan sebagai upaya pendidikan yang sistematis dan sistematik merupakan pilar utama dalam pembentukan kemajuan sikap dan perilaku profesional, pada mahasiswa sebagai calon guru dan sebagai upaya memperkuat relevansi pendidikan dengan masyarakat khususnya pada dunia persekolahan. Dalam hal ini maka kepala sekolah, guru pamong dan dosen pembimbing mempunyai peran penting dan utama bagi pembentukan profesional mahasiswa sebagai calon guru.
Program Pengalaman Lapangan/Magang Kerja Guru (PPL/MKG) adalah suatu program yang dirancang untuk melatih para mahasiswa sebagai calon guru untuk menguasai kemampuan keguruan yang utuh dan terintegrasi, sehingga setelah menyelesaikan pendidikannya mampu dan siap secara mandiri mengembangkan tugas sebagai seorang guru.Program Pengalaman Lapangan/Magang Kerja Guru (PPL/MKG) merupakan penerapan dari keseluruhan program pendidikan yang di dapat selama mengikuti kuliah di perguruan tinggi. Pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai, baik berupa mata kuliah bidang studi, mata kuliah pendidikan serta keterampilan mengelola proses belajar mengajar diterapkan selama kegiatan Program Pengalaman Lapangan/Magang Kerja Guru ini.
Program Pengalaman Lapangan/Magang Kerja Guru yang dilakukan oleh mahasiswa FMIPA Universitas Negeri Manado di Tondano pada dasarnya merupakan salah satu bagian dari usaha penjabaran kurikulum FMIPA program S1.Pembuatan laporan ini juga sebagai penerapan cara berpikir ilmiah di dalam melaksanakan suatu program guna keberhasilan program tersebut.Dalam laporan ini tergambar dengan jelas pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan / Magang Kerja Guru terutama masalah-masalah yang nyata, yang ada di sekolah latihan serta jalan keluar yang dapat dilakukan dengan situasi dan kondisi yang berlaku.

Comments

Popular posts from this blog

Evolusi ( Pro dan Kontra ?)

Evolusi Evolusi adalah proses perubahan seedikit demi sedikit dalam jangka waktu yang lama. Dalam kajian biologi evolusi berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu  populasi   organisme  dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dari pengartian tersebut tentu kita dapat menarik kesimpulan bahwa proses evolusi adalah proses perubahan yang diturunkan, termasuk didalamnya variasi genetik dalam ruang lingkup suatu populasi tertentu. Sejarah evolusi sendiri bukanlah hal baru bagi dunia ilmiah jika dilihat kembali sejak abad ke-6 SM para ilmuan dan filsuf telah menyebut evolusi dengan berbagai pandangan yang berbeda-beda, barulah pada tahun 1859 Charles Darwin mengeluarkan buku yang kita kenal sekarang dengan judulnya the origin of species by means of natural selection, dalam buku tersebut banyak termuat bukti-bukti serta penjelasan terbuka dan mendetail mengenai evolusi, teori evolusi darwinpun diterima secara luas dikala itu. Darwin mungkin terk...

otaku dan anime

Sudah bukan rahasia umum lagi kalo si admin blog ini adalah seorang otaku, hehe sebuah julukan yang sebernanya tidak masuk akal untuk dibanggakan, tapi entah kenapa persepsi untuk otaku di negeri asalnya jepang bertolak belakang dengan persepsi untuk otaku di Indonesia, disini siapapun yang menyukai atau bisa dibilang jatuh cinta pada anime, manga dkk bangga menyebut dirinya sebagai otaku. Sedangkan di jepang otaku diasosiasikan dengan tingkah-tingkah menyimpang yang keterlaluan, seperti mengurung diri dalam kamar seharian hanya untuk menonton anime saja, menghabiskan uang hanya untuk membeli semua pernak pernik yang berhubungan dengan anime atau manga yang digemari, bahkan berlomba-lomba mencari keluaran edisi paling baru, yeah kedengarannya saja sudah mengerikan, jadi wajar saja kalau otaku dijepang dipandang buruk oleh masyarakat disana.  Yeah walau bagaimanapun, sebagai otaku atau bukan otaku toh menyukai anime itu sudah merupakan hobby sejak SMP, aku melewati sej...

see you in another odyssey

i think i should say goodbye  not to you, but to me me, that lived in those days  where the world had different color the world that had it own hustle where every steps that i took has it own melody, like a certain song  that bring memory to those time  and i know very well  nothing can replace a good friends , a good journey, a good experience, a good lesson even all those mistakes i must admit all of it is a beautiful painting of life goodbye, see you in another odyssey ~