Tiba pada satu titik
Tak peduli kulalui beribu bara ini..
Dalam keheningan, mencoba melepas semua
Tersimpan kebekuan hati Dalam gelabnya kenyataan..
Kutemukan cahaya,..Kehangatan yang
memerangkapku berjalan dalam jalan buntu
ini,
Terbakar dalam bayang yang tlah berlalu
tapi menetap disini.
Aku harus membakar semua rumput kering itu,.
Dibalik siluet tipis si api merah,
tersenyumkah?
Merah indah kilaumu menutup bayang kelabu
disana...
Penuh tersirat luka tersembunyi !
Seakan nyanyian musim dingin terasa tak
pernah berlalu..
Dinginnya salju dihatiku tersembunyi dalam,
Tertutupi bara merah anggun menawan !
Melangkah tak pasti, dalam keanggunannya si
bara merah...
Larutkan semua kesedihan ini, bakar semua
harapku..
Walau mungkin akupun turut terbakar didalamnya.
Tiba pada satu titik
ReplyDeleteAku harus membakar semua rumput kering itu,.
dan turut terbakar didalamnya.